Komunitas Sharing Network Indonesia

Menggali, Mengkaji, Membagi

Masih adakah Persatuan di Negeri ini

Posted by diarymurid pada 19 Februari 2009

Negara Kesatuan Republik Indonesia atau disingkat NKRI adalah sebuah negara yang berbentuk kepulauan. Setiap pulau DISATUKAN dengan laut, laut menjadi pemersatu bukannya pemisah antara pulau yang satu dengan yang lain, itulah falsafat nenek moyang dulu. Namun dengan semakin tuanya umur Indonesia dan bergantinya rezim kepemimpinan dan generasi muda yang sudah bertukar membuat falsafat itu serasa menghilang dan lenyap seperti hilangnya pulau sipadan dan ligitan dari NKRI.

Negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan ini, kini seperti dihempaskan oleh nilai itu sendiri. Mengikisnya rasa persatuan dan suburnya ideologi baru bernama Egois membuat bangsa ini semakin sulit. Terlebih lagi dengan adanya krisis ekonomi secara global yang membuat negera yang sudah sulit ini menjadi tambah sulit. Meski pemerintah telah menurunkan harga BBM berulang kali namun tidak demikian dengan para pedagang, mereka masih bersikeras untuk menahan harga.

Kebiasaan jelek dibangsa ini yang tumbuh subur adalah budaya naik yang malas turun, mulai dari para penggedenya, pengusahanya, pedagangnya, sopirnya sangat sulit dan selalu “ngeles” bila disuguhi kata TURUN. Lalu kemanakah rasa persatuan di negeri ini?

Bila anda seperti saya, maka pertanyaan seperti itu akan saya tanyakan kepada para Ketua Umum Parpol yang jumlahnya SEABREK, saking banyaknya, ukuran kertas suara pemilu nanti sudah di sesalkan oleh warga terutama yang mengikuti simulasi pemilu beberapa waktu lalu. Inilah cermin hilangnya persatuan dinegeri ini. Banyaknya partai yang bersaing di Pemilu menunjukkan betapa mereka tidak memiliki rasa persatuan. Padahal kalau difikir, Parpol di Indonesia itu hanya dikelompokkan kedalam 3 katagori besar, yaitu : Partai Nasionalis (PDIP, Demokrat, PNI Mahenisme, Patriot, dll), Partai Pekerja/Buruh/Pengusaha (Golkar, PBI, dll), Partai Agama (PKS, PKB, PDS, PPP, PKNU, PBR, dll). Bila para pemimpin partai ini punya rasa persatuan, satu visi dan misi memajukan Indonesia dan satu Madzhab kenapa tidak membuat partai besar sehingga sebagaimana jaman Orde Baru, hanya ada 3 partai namun dengna suasana demokrasi yang lebih baik.

Memang kebebasan berorganisasi, berpendapat dan bersuara itu dilindungi sepenuhnya oleh UU namun bila kemudian disalahartikan dengan kebebasan membuat partai agar bisa menampung aspirasinya sendiri maka itu kemudian hanya akan menyengsarakan rakyat. Sudah cukup rakyat merasakan betapa sulitnya hidup dinegeri yang kaya ini, susahnya mencari uang untuk makan sehari-hari, mahalnya pendidikan (tidak ada pendidikan yang murni gratis di negeri ini), susahnya mencari kerja sementara setiap tahun angkatan kerja terus meningkat.

Semoga tulisan ini dapat menjadi pencerahan bagi Persatuan Indonesia. Hidup Indonesia, Hidup Indonesia, Bersatulah Indonesia, Bersatulah Indonesia. Gemah Ripah Loh Jinawi

Satu Tanggapan to “Masih adakah Persatuan di Negeri ini”

  1. cenya95 said

    Persatuan akan terbentuk jika mereka memiliki satu visi (baca: sama)yang ada di alenia 2 pembukaan UUD 1945 dan misi yang ada di alenia 4 Pebukaan UUD 1945.
    Persatuan bukan berarti satu kesatuan pendapat. Berbeda pendapat adalah baik untuk menaikkan kualitas NKRI.
    Sangat disayangkan bila berselisih pendapat diakhiri dengan tindakan anarkis. Hanya masyarakat yang tidak cerdas melakukannya.
    salam.

    Setuju…..salam kembali

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: